SEJARAH PERADABAN ISLAM DI ASIA TENGGARA


       I.            MASUKNYA ISLAM DI ASIA TENGGARA.
Mengenai tempat asal  datangnya islam keasia tenggara, sedikitnya ada tiga teori besar. Pertama, teori yang menyatakan bahwa islam datang langsung dari arab, tepatnya dari Hadramaut.Teori ini dikemukakan oleh crawfurd (1820), keyzer(1859), nieman(1861), de Hollander(1861), dan veth(1878).Keyzer beranggapan islam datang dari Mesir  karena masyarakat Hadramaut bermazhab saf’I begitupun juga masyarakat Nusantara yakni abad pertama hijriah/7 M[1].Kedua,teori yang menyatakan bahwa islam datang dari yang menyatakan bahwa islam datang dari India.Dikemukakan oleh Pijnapel tahun 1872 yang didasari dengan terjemahan bahsa prancis tentang catatan perjalanan Sulaiman, Marco Polo dan safi’I Dari Gujarat dan Malabar dari India.Ketiga, teori Fatimi yang menyatakan bahwa islam datang dari Benggali kini Bangladesh.Dia mengutip bahwa islam muncul pertama kali disemenanjung Malaya, dari daerah pantai timur, bukan dari barat Malaka, pada abad ke-11, melalui Kanton, Phangrang (Vietnam), Leran, dan Tenggarau.Ia beralasan bahwa dokrin islam di Semenanjung lebih sama dengan islam di Phanrang dan begitupun juga dengan prasasti di Trengganu lebih mirip dengan prasasti di Leran[2].
    II.            PERADABAN ISLAM DI ASIA TENGGARA.
Menurut gellner,tradisi besar islam dapat dimodernisasi ;cara oerasinya dapat disajikan, bukan sebagai sebuah inovasi atau konsesi kepada pihak-pihak luar tetapi sebagai kelanjutan dan penyelesaian atas sebuah dialog lama dalam islam antara ortodoksi dan penyimpangan; pertarungan lama antara ilmu pengetahuan dan kebodohan, antara tata tertib poitik anarki, antara  peradaban dan berbarisme, antara koa dan desa, antara hokum tuhan dan adat istiadat manusia, dan pertentangan-pertentangan lain yang kadang diam  dan kadang-kadang meledak meledak-ledak, yang kelihatan laten perennial dalam islam (1981: 4-5)
Sebagai bagian integral dari kebudayaan perdaban islam secara keseluruhan, fenomena dan ekpresi kebudayaan-peradaban islam di Asia Tenggara mencakup cirri-ciri yang universal dan memiliki khas yang berbeda dengan Kristen atau budhisme.
Menurut argument Von Grunnebaum (1978), kemunculan dan perkembangan islam di Asia Tenggra disebabkan transformasi kebudayaan-peradaban bangsa arab.Transformasi ini melalui pergantian agama ini mungkin karena islam menekankan bukan hanya keimanan yang benar, tapi juga tingkah laku yang baik, yang pada gilirannya setidaknya secara ideal harus dijabarkan oleh setiap muslim.
Menurut analisis Reid, konversi massal masyarakt Asia Tenggara pada masa perdagangan ini disebabkan oleh beberapa factor penting.Pertama, sitem kepercayaan masyarakat sebelum kedatangan agam islam adalah menyembah arwah nenek moyang yang tidak portable; tidak siap dipakai dimana saja, tidak berlaku dalam segala kondisi.Maka dari itulah mereka mencari agama yang universal; kepercayaan tuhan ada dimana-mana, yang selalu siap memberikan perlindungan dimanapun mereka berada, sebagaimana yang dibawa umat islam.Pada saat massa perdagangan inipun berkembangnya politik islam karena para pelaku perdagangan itu didominasi oleh umat muslim.kedua,factor yang menyebabkan berkembangnya konversi perdagangan ini adalah asosiasi islam dengan kekayaan.Bisa  dipastikan bahwa masyarakat Asia Tenggara pertama kali bertemu dan berinteraksi adalah dengan masyarakat islam diwilayah-wilayah pesisir atau pelabuhan.Itupun telah dibuktikan oleh orang spanyol[3].
Salah satu factor penting yang menjadi daya tarik bagi terjadinya konversi massal kepada islam adalah tentang introduksi kebudayaan-peradaban literasi yang relatif universal bagi masyarakat Asia  peradaban literasi ini telah memunculkan semangat rasionalisme dan intelektualisme bukan saja dikalangan keraton atau istana, tetapi juga dikalangan rakyat jelata (al-attas,1972:38).
Penyebaran agama islam ini tidak saja disebabkan oleh para pelaku perdagangan saja melainkan disebabkan oleh datangnya guru-guru sufi yang mengembara yang merambah kedaerah-daerah pedalaman yang tertutup, yang lebih dikuasai budaya agraris dan pandangan kosmopolisnya yang khas. Perkembangan islam yang dibawa oleh guru-guru sufi yang mengembangkan islam di Asia Tenggara telah berakomodif dengan sistem nilai-nilai dan kepercayaan local.
Gelner menjelaskan ciri-ciri folk islam adalah lebih menekankan pada kepentingan-kepentingan magis daripada kepentingan keilmuan.Institusi terpenting folk islam adalah pengikatan-pengikatan longgar yang berpusat pada seorang individu yang nyaris dipandang suci, sehingga cendrung menciptakan kultus individu, dengan cara itu folk islam, dalam banyak hal menjadi kendala dalam pembentukan dan pengembangan kebudayaan-peradaban untuk menjawab tantangan-tantangan perkembangan zaman. Kebudayaan-peradaban islam di Asia Tenggara dibangun atas beberapa perkembangan historis terpenting, yang menckup karakteristik, seperti kemakmuran social,kekuasaan, dan literasi.Jika karakteristik ini dapat dikembangkan lagi,maka Asia tenggara dapat bersaing dengan masyarakat lainnya dalam pertarungan globalyang semakin keras dan kompetiif masa sekarang dan masa yang akan datang khususnya dalam saintifik-teknologi kal dan industrial.
Perdaban islam di Asia Tenggara akan lebih maju jika dibentuk masyarakat madani dan  mejadi islam yang rasional, mengutamakan ilmu dan membangun masyarakat kosmopolit (masyarakat social yang modern)[4], sebagai asas bagi umat islam dalam meniptakan modern yang berjaya.

A.   INDONESIA
Secara sederhana, keragaman ini ditunjukan setidaknya oleh 3 jenis kelompok masyarakat yang berbeda[5].Kelompok Pertama, adalah masyarakat yang hidup didaerah- daerah pedalaman dan kawasan-kawasan pegunungan terpencil.masyarakat ini biasanya memiliki kepercayaan animisme dan komitmen kesukuan yang kuat.Kelompok Kedua, adalah masyarakat yang hidup disepanjang garis pesisir, dimana jalur-jalur perdagangan laut telah memudahkan mereka untuk dapat mengenal dan bertukar kebudayaan dengan dunia luar.sedangkan Kelompok Ketiga, masyarakat yang dipengaruhi oleh struktur budaya keratin.pada umumnya, kelom[ok masyarakat ini hidup dalam sebuah kota di sekitar kawasan istana yang muadah terjangkau.


Ø  Teori masuknya islam ke Indonesia
Masuknya islam ke Indonsia sangat berbeda dengan masuknya islam ke Timur Tengah.Islam   masuk ke Indonesia secara damai,sedangkan islam masuk ke Timur Tengah disertai dengan operasi milter oleh militer muslim[6].Islam masuak ke Indonsia melalui pedagang, kemudian dilanjutkan oleh para guru agama(da’i),dan pengembara sufi.
Bersamaan dengan para pedagang datang pula da’i-da’I dan musafir-musafir sufi.Melalui perdagangan itu pulalah mereka dapat berhubungan dengan pedagang dari negeri di ketiga bagian benua asia itu,sehingga terbentuklah perkampungan muslim di gampung samudra.Pertumbuhan dan perkembangan kampung muslim ini makin meluas,sehingga selain bersifatbekonomis juga membentuk struktur pemerintahan dengan mengangkat meurah silu sebagai kepala suku.
Dari paparan diatas dapat disimpulkan beberapa cara penyebaran islam di Indonesia,yaitu:
                                            i.            Perdagangan, yang mempergunakan sarana pelayaran.
                                          ii.            Dakwah, yang dilakukan oleh mubaligh yang berdatangan bersama para pedagang.
                                        iii.            Perkawinan, yaitu perkawinan yang dilakukan pedagang muslim, mubaligh dengan anak bangsawan Indonesia.
                                        iv.            pendidikan, dibentuknya pesantren dengan para mubaligh lokal jadi gurunya.
                                          v.            Tasawuf dan Tarikat
                                        vi.            Kesenian, saluran yang  banyak sekali digunakan dalam penyebaran agama islam.
Ø  Perkembangan islam di nusantara
Islam di Indonesia merupakan salah satu dari tujuh cabang peradaban islam (sesudah hancurnya persatuan peradaban islam yang berpusat di Baghdad tahun 1258 ). Tujuh cabang peradaban islam itu adalah Peradaban Islam Arab, Islam Persi, Islam Turki, Islam Afrika Selatan, Islam Anak Benua India, Islam Arab Melayu, Dan Islam China.Peradaban islam arab melayu tersebar di wilayah asia tenggara yang memiliki cirri-ciri universal yang menyebabkan peradaban itu tetap mempertahankan bentuk integralitasnya, tetapi pada saat yang sama tetap mempunyai unsure-unsur yang khas kawasan itu.
Perkembangan islam di Indonesia berkembang begitu pesat.Itu dibuktikan bayaknya tumbuh kerajaan-kerajaan islam di Indonesia diantaranya : [7]kerajaan Samudra Pasai dan kerajaan Aceh Darussalam di Sumatra, kerajaan Demak,kerajaan Pajang, kerajaan Mataram, kerajaan Banten dan  Cerebon di Jawa,dan  beberapa kerajaan islam yang terkenl lainnya.[8]
Penting kita ketahui bahwa perkembangan islam di Indonesia didukung oleh inkulturasi yang mengilustrasikan adanya ajaran islam.Sehingga islam tampak sebagaiman aslinya yang sulit untuk dihilangkan begitu saja.
a.     Perkembangan Politik Islam Indonesia
Nikmat dan nyamannya beragama yang kita rasakan saat ini adalah berkat usaha ulama terdahulu.Mereka menerapakan poilitik yang ampuh untuk melawan peenjajahan.Meskipun sudah aman dari siksaan bangsa luar, masyarakat Indonesia masih mengalami sedikit permasalahan dari kelompok-kelompok tertentu.tapi pada masa sudah penjajahan uamat sudah bebas mendapatkan informasi tanpa ada rasa was-was.sehingga melahirkan para lama islam,dan organisasi-organisasi islam.
Dalam usaha menegakkan agama islam begitu banyak factor yang menghalangi maju islam tersebut.Hal ini dibuktikan ketika dua masa penjajahan, yaitu:
Ø  Masa Penjajahan Belanda
Pada tahun 1755 yakni pada masa VOC raja jawa kehilangan kekuasaan bahkan raja tersebut tunduk atas pemerintahan VOC yang bedampak buruk bagi rakyat.Akhirnya rakyat kehilangan kepemimpinan, sehingga mereka berlindung pada ulama, para kiai dan da’i. Penderitaan ini berlangsung sampai abad ke-14.Maka dari itu islam mengajarkan tata cara bermuamalah,dan berinteraksi social dalam kehidupan.
Pada saat penjajahan Belanda semakin meluas maka adanya aksi protes dari petani yang beranggapan belanda adalah kafir.Merekabahakan menaggap perang itu adalah perang suci[9].
Ø  Masa Penjajahan Jepang
Pada masa penjajahan jepang ini masyrakat islam yang tidak terima diperlakukan secara kasar oleh masyarakat jepang, maka mereka membrontak dengan mendrikan beberapa oraganisasi islam diantaranya MASYUMI, NU, MUHAMMADIYAH, DAN PERSATUAN ISLAM.
Tapi masyarakat jepang berusaha untuk mengubah agama islam menjadi shintoisme,mak dari itulah timbul perlawanan dari umat islam, yang pada akhirnya pihak jepang meminta maaf pada masyarakat muslim melalui wondoamiseno.
b.    Perkembangan Seni Budaya Islam
Kesenian di Indonesia sangatlah sederhana dan miskin.tidak seperti Negara lain yang memiliki daya seni tinggi.Meskipun ada, itupan hanya meniru Negara lain dan tidaklah sempurna.walupun demikian, islam datang ke Indonesia membawa kemajuan dan kecerdasan[10].
Ø  Batu Nisan
Bentuk karya seni yang pertama di Indonesia adalah berbentuk batu nisan, hal itu dibuktikan dengan makam Sultan Malik as-Shalehyang wafat tahun 1292.nisan itu didatangkan dari Gujarat sebagai barang pesanan.Hal ini bertolak belakang dengan masyarakat hindu-buha yang jasad umatnya tidak dikubur melainkan dibakar dan abunya disimpan dalam guci atau candi.Nisan yang didatangkan dari Gujarat itu berbentuk lunas (bentuk badan kapal terbalik) yang mengesankan pengaruh Persia.Pengaruh kebudayaan setempat sering memengaruhi, sehingga ada bentu teratai, keris, atau bentuk gunungan seperti gunungan pewayangan.Tapi ini tidak berkembang lebih lanjut.Yang terkenal adalah makam Sultan Malik as-shaleh di Perlak dan Maulana Malik Ibrahim di Gresik.
Ø  Arsitektur
Indonesia memiliki dua corak arsitektur, yaitu asli dan baru.Abad ke-16, arsitektur di Indonesia dipengaruhi oleh hindu.yang memiliki ciri-ciri:
                                                                    i.            Atap tumpang, yaitu atap yang bersusun,semakin keatas semakin kecil dan yang paling atas biasanya semacam mahkota.
                                                                  ii.            Tidak ada menara karenanya pemberitahuan waktu sholat dilakukan dengan beduk.
                                                                iii.            Masjid-masjid tua, bahkan masjid yang dibangun didekat istana raja Yogya dan Solo mempunyai letak yang tetap.
Ø  Seni Sastra
Bidang sastra Indonesia banyak pengaruhnya dari Persia, antara lain buku-buku yang kemudian disadur kedalam bahasa Indonesia seperti Kalilah Wadimmah, Bayam Budiman, Abu Nawas, Dan Kisah Seribu Satu Malam.kesusastraan arab yang terkenal adalah syair,diantara syair sufi yang terkenal adalah Hamzah Fansuri, seperti syair perahu.Adapula yang berbentuk kaligrafi, hikayat(cerita dongeng),  babat(cerita yang digubah sebagi cerita sejarah),dan suluk(kitab-kitab yang berisi ajaran tasawuf).
Ø  Seni Ukir
Di Indonesia banyak kita temui seni ukir, khususnya di pulau jawa.Seperti candi-candi, dan gapura. Dalam islam, ada hadist yang menyatakan untuk larangan melukiskan makhluk hidup, apalagi manusia.Meskipun demikian ulama Indonesia berbeda paendapat, ada yang membolehkan bahakan dapula yang melarang.Ada beberapa alasan ualama melarang dan membolehkan seni ukir, yaitu:[11]
                                                                    i.            Berfoto dilarang karena menggambar makhluk hidup yang bernyawa.
                                                                  ii.            Ada yang membolehkan dengan syarat bentuknya tidak dapat diraba.
                                                                iii.            Ada yang mengatakan boleh dengan syarat asalkan dalam rupa yang tidak mungkin makluk hidup itu hidup.
                                                                iv.            Dengan melihat situasi dan kondisi.yaitu dengan memperhatikan hikamah dari larangan itu.

c.      Perkembangan Pendidikan Islam Di Indonesia
Ø Pendidikan Zaman Kerajaan Islam
Samudra pasai dalah pusat pendidikan tertua.Disana mereka berkumpul untuk berdiskusi tentang masalah agama dan dunia, sebagaimana yang dikutip oleh ibnu Batutah dalam buku Rihlah Ibnu Batutah, bentuk pendidikan masa koloni adalah berupa halaqah, mereka melakukan halaqah di tempatpedagang islam.Meskipun dibidang politik pasai mengalami kemunduran tapi tidak dengan pendidikan.Buktinya  mereka masih melakukan proses pendidikan dimesjid, istana, di rumah-rumah, serta di surau-surau. Pendidikan pada saat itu dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:[12]
                                                                    i.            Tingkat dasar terdiri atas pelajaran membaca, menulis, bahasa Arab, pengajian al-quran, dan ibadah praktis.
                                                                  ii.            Tingkat yang lebih tinggidengan materi-materi ilmu fiqih, tasawuf, ilmu kalam, dan selainnya.


Ø Pendidikan Islam Zaman Penjajahan
                                                        i.            Pendidkan zaman Belanda
Pendidikan islam pada masa Belanda (tahun 1610 M), dibiarkan saja.Namun mereka mengubah sedikit demi sedikit.belanda mulai melumpuhkan pendidkan islam di Indonesia, yang dimulai dari daerah Yogyakarta dan Surakarta karena telah dikuasai oleh Belanda.
Sekolah-sekolah gereja malah sangat diperlukan,yakni pada saat van den bosch jadi gubernur di Jakarta. Pendidikan islam di Indonesia pada saat itu dianggap tidak membantu pemerintahan.Pendidikan islam di Indonesia mengalami puncak kemundurannya sebelum tahun 1900 M.
Pada masa perubahan (1900) mulailah didirikan pondok pesantren,dibuktikan dengan didirikan pondok pesantren oleh K.H. Hasyim Asyari yang bernama pondok pesantren Tebuireng di jombang.dengan memiliki beberapa tingakatan, yaitu:[13]
·         Madrasah Ibtidaiyah enam tahun, mata pelajaran agama 70% dan pelajaran umum 30%.
·         Tsanawiyah tiga tahun, 70% pelajran agama dan 30% pelajaran umum.
·         Mu’alimin lima tahun.
·         Bagian pesantren yang dilakuakan oleh almarhum K.H.Hasyim Asy’ari.
                                          ii.            Pendidikan zaman Jepang
Pada masa penjajahan Jepang pendidikan islam dibolehkan,hal ini dilakukan Jepang untuk memenangkan perang yang dipimpin oleh Jepang.Adapun maksud Jepang membolehkan berdirinya tempat pendidikan islam adalah untuk menumbuhkan kekuatan umat islam dan nasionalis yang menguntungkan masyarakat Jepang.
Meskipun legalnya pendidikan pada masa penjajahan Jepang, tapi tetap saja mengalami kemunduran. Namun, masalah yang penting pada sekolaah itu (1942-1945) adalah nasionalisasi, bahasa pengantar, serta pembentukan kader-kader muda untuk tugas berat dimasa datang.
Ø Pendidikan Zaman Kemerdekaan
Pada saat kemerdekaan pendidikan mulai mencapai kemajuan.Pada masa penjajahan proses beljar mengajar berlangsung di mesjid-mesjid, disurau-surau, di rumah-rumah,bahkan di istana, maka pada saat kemerdekaan mulai didirikan sekolah-sekolah formal dan bangunan yang khusus.
Pada masa kemerdekaan ini mulai banyak sekolah-sekolah,baik Ibtidaiyah(MIN/SD),Tsanawiyah(MTS/SMP),Aliyah(MAN/SMA),bahkan universitas umum ataupun uneversitas islam.

B.   MALAYSIA
a.     Sejarah dan Pemerintahan
Sejarah modern Malaysia dimulai pada abad ke-14 dan ke-15 dengan kerajaan Malaya dari malaka. Sedikitnya 100  tahun lebih- masa keemasan Malaya – kemakmuran ini dan kerajaan yang sedang berkembang adalah pusat penyebaran utama islam dan pusat kegiatan politik dan ekonomi dunia Malaya. Bagian yang sungguh-sungguh dari apa yang dikenalkan oleh kekuasaan raja malaka. Setelah kedatangan portugis, kesultanan Malaya menhgalami kehancuran tidak lagi pernah lagi dilindungi, malaka pernah dikuasai perancis pada tahun 1511, belanda pada tahun 1641, dan inggris pada tahun 1985. Periode pada masa penjajahan, sejak tahun 1850 perkembangan orang-orang inggris dipenang dan malaka adalah dua pusat utama kegiatan perdagangan dan pengaruh berat. Sementara itu pada tahun 1841 Sir james brooke seorang pensiunan perwira angkatan bersenjata yang telah  banyak membantu sultan brunai di pulau Kalimantan di tempatkan sebagai raja di bagian serawak. Sisa serawak ini bebas sampai berada dalam proteksi inggis pada tahun 1888. Politik  inggris di Malaysia, yang sebelumnya tidak ada campur tangan, dasarnya diubah pada tahun 1874 pada perjanjian pangkor. Kemudian pejabat inggris yang menjadi presiden di Negara bagian perak untuk menasehati pemerintah dan organisasi. Sarannya harus diterima oleh sultan pada setiap masalah-masalah kecuali masalah-masalah mengenai agama islam dan budaya Malaya. Demikian telah dibangun hubungan antara inggris dan Negara bagian Malaya yang berlangsung sampai mendapat kemerdekaan utuh sebagai bagian dari federasi Malaya pada tahun 1957. Pada tahun 1896, Negara bagian negeri Sembilan, Pahang, dan Selangor  telah menerima pemerintah inggris untuk bergabung dengan perak dalam asosiasi tertutup yang dikenal dengan federasi Negara-negara bagian Malaya, di bawah bagian-bagian yang didelegasikan dari kedaulatan individu ke organisasi federal pusat di kualalumpur. Selama satu sampai dua decade dari dua puluh abad, kelima Negara bagian Malaya lainnya, seperti  johor, kedah, kalantan, perlis, dan trengganu dikenal bukan hanya sebagai Negara – Negara Malaya yang dimasukkan pada kesamaan, tetapi juga karena hubungan yang lepas dengan kantral inggris; dua system ini berlangsung sampai invasi jepang pada bulan desember tahun 1941.

b.      Perang dunia II dan kemerdekaan
Selama perang dunia II tentara  jepang menduduki semenanjung Malaya selama 3,5 tahun dan membawa penderitaan yang besar bagi penduduk. Inggris kembali menduduki semenanjung Malaya pada bulan Agustus tahun 1945,dan April 1946 dengan perjanjian yang tidak diharapkan dari raja-raja Malaya, kemudian ditentukan konstitusi baru untuk mewujudkan persatuan orang-orang melayu.demi kepentingan penguasa inggris, dan lebih banyak untuk memusatkan bentu pemerintahannya, akhirnya banyak kekuatan sultan yang berdaulat digerakkan kembali. Gerakan ini bagaimanapun diikuti oleh tekanan-tekanan dan proses-proses yang meledakkan sebagian masyarakat. Akibatnya, pada tanggal 1 februari 1948 inggris membubarkan kesatuan Malaya dan mendirikan federasi Malaya. Empat bulan berikutnya pemberontakan komunis dimulai dan pada tanggal 16 juni pemerintah federal mendeklarasikan Negara yang berdaulat yang bertahan sampai 31 juli 1960. Selama periode ini 5.000 sampai 6.000 hutan- dihuni para teroris komunis, terutama orang- orang china yang didukung oleh kurang lebih 10.000 ribu simpatisan yang tinggal dikota-kota dan desa-desa, untuk berusaha menghancurkan perekonomian dan pemerintahan melalui kekerasan dan subversi. Pada tanggal 31 agustus 1951, melalui perjanjian antara inggris dan raja-raja Negara bagian Malaya, ferderasi Malaya menjadi wilayah yang merdeka dan berdaulat, dari penang dan malaka yang dahulu milik inggris diserahkan kembali oleh inggris untuk menjadi dua dari sebelas bagian Negara Malaya.
Malaysia pada tahun 1959. Sebagai antisipasi kebebasan penuh akhirnya di rancang pada tahun 1963, perdana mentri  Lee Kwan Yew mengajukan penggabungan singapura dengan Malaya.perdana mentri Malaya Abdullah Rahman, yang khawatir akan kemungkinan besar ketidak seimbangan rasional, muncul dengan konsepnya sendiri tentang federasi Malaya, dengan wilayah yang lebih luas tidak hanya meliputi Malaya dan singapur, tapi juga bagian utara Kalimantan. Pada tanggal 9 juli 1963, pemerintah inggris secara formal setuju pada federasi sabah ( Kalimantan selatan),serawak, dan singapura, dengan federasi Malaya untuk membentuk Negara Malaysia.saat-saat terakhir kesultanan brunai memilih untuk kembali keproteksi inggris di luar federasi baru dalam usaha untuk mendamaikan Indonesia dan Filipina, perdana mentri Abdul rahman mengadakan pertemuan dengan presiden soekarno dan presiden diosdado macapagal di manila pada bulan juli-agustus 1963,dan setuju untuk membiarkan perserikatan bangsa-bangsa memastikan pendapat umum atas rencana penggabungan sabah dan serawak setelah tim survey PBB memberitakan bahwa masyarakat kedua nega setuju akan penggabungan Malaysia,kemudian resmi menjadi anggota pada tanggal 16 september 1963 dan tuanku abdul rahmansebagai perdana mentri pertama.
Pada tahun 1964 tekanan-tekanan membawa bentuk pada serangan gerilya, melewati pebatasan Malaysia di Kalimantan bagian selatan dan dari penyusupan pasukan payung sebagai usaha untuk mendirikan cabang gerilya di semenanjung Malaya. Bahaya tambahan bahwa intervensi inggris bisa memberikan kepercayaan untuk pengakuan orang-orang Indonesia bahwa pembentukkan Malaysia hanya rencana para imperialis untuk menghidupkan pengaruh inggris di asia tenggara. Dalam tambahan atas kekuatan asing, Malaysia dengan mudah terkena perselisihan internal, ketegangan nasional  yang ditakutkan oleh perdana mentri abdul rahman yang meledak pada musim panas pada tahun 1964, yakni saat orang-orang melayu dan china bentrok di jalan-jalan yang mengakibatkan 21 orang tewas. Pada tanggal 9 agustus 1965 kurang dari 2 tahun setelah pembentukan Negara baru, singapura memisahkan diri dan menjadi Negara merdeka.




c.       Pemerintahan
Konstitusi Malaya menetapkan bahwa yang dipertuan agung (kepala Negara) dipilih oleh raja-raja Negara Malaya untuk jangka waktu 5 tahun.legeslatif nasional adalah pemerintah federal yang tediri atas dua departemen,dewan Negara (senat) dan dewan rakyat (departemen kerakyatan).kekuatan nyata eksekutif dilaksanakan oleh perdana mentri yang ditetapkan oleh kepala Negara dan harus dari anggota departemen kerakyatan yang memerintah bagi enam kekuatan mayoritas dari keanggotaan atas saran perdana mentri. Di bawah raja atau gubernur dari setiap Negara bagian memiliki pemerintahan sendiri yang dibentuk sebagai dewan eksekutif Negara; yang menangani masalah-masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh kekuatan federal termasuk masalah-masalah muslim dan budaya melayu. Partai-partai politik baru ada sebelum tahun 1946 di wilayah berdirinya Malaysia. Partai-partai politik terbesar di Malaya adalah aliansi partai Negara, yakni; partai persatuan islam Malaya, partai masyarakat maju front sosialis dan partai kesatuan democrat (UDP). Partai aliansi menjadi kekuatan utama di tahun 1955, dan sebagai penolong bagi pembentukan Malaysia.partai politik yang paling besar dan paling aktif di serawak adalah partai persatuan rakyat.

d.      Masyarakat
Sekitar 45% penduduk Malaysia adalah melayu dan china, sisanya adalah orang-orang india, Pakistan, seilon, orang – orang eropa, Eurasia ( indo asia dan eropa), dayak, dan suku asli Kalimantan. Perpindahan orang-orang melayu pertama bergerak berasal dari china bagian utara, kemungkinan antara 2.500 dan 1.500 juta abad lalu. Dengan meningkatnya perubahan dan penyebarluasan orang-orang Malaysia atau orang melayu polinesia di wilayah pertama, mereka lalu dapat tambahan perpindahan penduduk kembali ke semenanjung lainnya, terutama sekali di Sumatra dan jawa. Kemungkinan mayoritas orang china di Malaysia menurun dari jumlah yang besar sebagai tenaga kerja migrant yang datang untuk bekerja di pertambangan timah da perkebunan karet di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Orang- orang melayu adalah muslim dan islam adalah agama Negara, namun komunitas lain menikmati kebebasan beragama di kawasan ini. Orang- orang china umumnya penganut budha,konfusionis atau tao, sementara mayoritas orang india adalah penganut hindu. Kebanyakan orang indo eropa adalah penganut katholik roma atau protestan.orang- orang dayak di serawak umumnya mengikuti animisme, walaupun sebagiannya pindah ke kepercayaan yang lain.
Melayu adalah bahasa nasional mereka walaupun bahasa inggris lebih banyak di gunakan.mayoritas orang china dan india belum sepenuhnya menggunakan bahasa melayu. Sekolah- sekolah gratis disediakan oleh pemerintah untuk orang – orang melayu sejak tahun 1880, sementara bagi anak – anak mereka untuk beberapa tahun dari semua ras mengikuti sekolah dasar pemerintah gratis, dan sejumlah sekolah teknik serta sekolah – sekolah spesialisasi.

e.       Aktivitas perekonomian
Pada umumnya orang – orang Malaysia bermata pencaharian di bidang pertanian, sebagian tenaga administrasi Negara, polisi atau angkatan bersenjata; orang – orang china di bidang perdagangan dan industry, terutama di pertambangan timah, lahan – lahan persawahan dan pemilik – pemilik toko. Orang – orang india, srilangka, dan Pakistan banyak bergelut di bidang bisnis, pejabat pemerintahan, dan sebagian di pertanian. Orang – orang indo – eropa banyak bergerak di pejabat pemerintahan dan bisnis. Sementara orang – orang dayak pesisir biasanya bermata pencaharian sebagai nelayan, sedangkan dayak pedalaman bermata pencaharian dengan berburu dan bertani. Standar kehidupan masyarakat Malaysia betul – betul didasarkan atas kekayaan sumber daya alam seperti karet, timah, logam, kayu, kopra, dan kelapa sawit. Sejak tahun 1877 pengembangan pohon karet menjadi produk utama Negara, setelah karet adalah timah yang sangat besar memberi kontribusi bagi perdagangan Negara. Hasil – hasil pertanian lain yang cukup signifikan bagi ekonomi masyarakatnya adalah beras, lada, teh, kopi, serta buah – buahan musiman.
Transportasi wilayah Malaysia sebagian besar didasarkan oleh perusahaan kereta api, dengan rute dari singapura hingga ke perbatasan Thailand, yang dikembangkan dengan rute – rute cabang lainnya menyatukan dengan kota – kota sekitarnya. Di serawak Kalimantan, hanya ada satu jalur kereta api warisan dari inggris dengan rute jesselton di pantai gaya sampai melalap dengan rute ke beaufort.

f.       Upaya membangun wilayah melayuisme
Bahasa melayu adalah bahasa islam. Yakni lahir dari dalam peradaban muslim di asia tenggara. Dalam khazanah kesusastraan melayu, para ulama telah membangun dan menggunakan bahasa melayu islam.watak kedua bahasa ini telah berpengaruh pada pusaran kebudayaan melayu dalam lingkungan masyarakat muslim di Malaysia. Namun kini, setelah proses latinisasi hamper berhasil, umat islam telah kehilangan bahasa dan aktivitas tulisan melayu yang dekat dengan islam (qur’an). Di semenanjung Malaya, pada abad X daerah kekuasaan kerajaan malaka telah menerima islam. Sampai saat ini islam menjadi agama resmi Negara federasi Malaysia. Undang – undang malaka ( dikompilasi pada 1450) dengan jelas berisi hokum islam yang menetapkan bahwa pemerintahan malaka harus dijalankan  sesuai dengan hokum qur’ani. Prasasti trengganu, pada 1308, juga secara jelas menunjukkan pelaksanaan hokum islam di kerajaan tersebut. System pendidikan islam tradisional tetap bertahan. Pondok, surau, dan madrasah muncul sebagai pusat pengajaran agama yang sangat penting. Untuk mendapatkan pendidikan lanjutan di bidang pengetahuan agama, orang masih tetap harus mencarinya di Timur Tengah. Di bidang ekonomi, mayoritas orang – orang melayu bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan. Kelas para pedagang melayu tiba – tiba tersingkir. Hanya kaum muslim yang bersifat cosmopolitan sajalah yang bisa bertahan.pola perkembangan yang tidak seimbang antara orang – orang melayu dan orang – orang imigran pun muncul.
Pada masa pemerintahan inggris, urusan – urusan agama dan adat melayu local berada di bawah yurisdiksi sultan – sultan dan hal ini diatur melalui sebuah departemen, sebuah dewan ataupun kantor sultan. Tetapi setelah 1948, setiap Negara bagian dalam federasi Malaya telah membentuk sebuah departemen urusan agama.orang – orang muslim di Malaysia juga tunduk pada hokum islam yang diterapkan sebagai hokum status pribadi, dan tunduk pada yurisdiksi pengadilan agama ( mahkamah syriah) yang diketahui oleh hakim agama.
Di Malaysia, penduduk muslim tidak lebih dari 55 persen dari seluruh jumlah penduduk. Meskipun tidak semua orang muslim adalah melayu, secara konstitusional, orang melayu mesti muslim. Untuk tujuan politik, penduduk asli Malaysia disebut bumi putera sedangkan penduduk bukan asli atau kaum pendatang disebut nonbumiputera. Salah satu masalah besar yang dihadapi Malaysia adalah bangkitnya kesadaran orang melayu, yang menunjukkan hubungan konfrontatif antara kekuatan nasionalisme dengan islam. Mereka tidak sekedar memurnikan agama dari pengaruh – pengaruh non – islam, namun juga semakin melihat adanya kontradiksi antara tujuan – tujuan islam.
Di samping itu, memang factor etnik lebih dominan dan bagaimanapun juga tetap merupakan sesuatu yang penting dalam percaturan politik di Malaysia. Kepentingan kaum muslim diwakili dalam sejumlah partai politik, yaitu United Malay National Organization (UMNO) dan partai islam (PAS) yang merupakan partai oposisi. Forum interetnik terdapat dalam front nasional yang berkuasa, yang merupakan koalisi dari dua belas partai politik yang mewakili komunitas – komunitas yang berbeda di Malaysia. UMNO adalah komponen terbesar dan paling senior di tubuh Front Nasional. Partai opsisi non- islam yaitu Democratic Action Party (DAP) mengklaim sebagai partai multiagama dan multirasial, namun dalam kenyataannya mendukung kepentingan kelompok china. Peranan islam dalam politik lebih kentara di Malaysia terutama di tahun 1980-an. PAS menyatakan dalam kempanye untuk membentuk Negara islam. Partai ini mendapat dukungan masyarakat yang cukup besar di Negara-negara yang didominasi muslim seperti Kelantan, trengganu, kedah, dan perlis.
Di antara organisasi islam lain, Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) berada di barisan terdepan dalam mempromosikan citra positif tentang islam kepada kaum islam dan juga masyarakat non-muslim. Darul Aqram di sisi lain, membentuk gerakan nonpolitik yang bertujuan mewujudkan gaya hidup sebagaimana dijalankan oleh masyarakat islam pertama di zaman Nabi Muhammad Saw. Orang-orang melayu disengaja ataupun tidak, tetap memiliki hubungan yang baik dengan sesama warga yang nonmuslim.


C.   BRUNEI DARUSSALAM
Islam merupakan agama kerajaan berunai Darussalam. Kesul tanan Brunai telah megislamkan wilayah-wilayah kekuasaannya. Dalam tulisan menarik yang meguraikan tentag masyarakat Berunai (lima abad lalu) yang mukim di jerudog disebut orang kedayan, berasal dari jawa. Leluhur mereka tiba d Brunai pada masa daulat Sultan Bolkiah. Inilah suku yag pertama tinggal di Brunai.
Semula Kesultanan Brunei merupakan Negara persemakmuran Inggiris aejak tahun 1888. Meskipun demikian, susunan hierarki tradisional tetap bertahan. Agama dan pendidikan agama tetap memainkan peranan penting dalam kehidupan masyarakat, yang menyadarkan identitas Islam orang-orang Melayu Brunei. Bahasa Melayu tetap menjadi media pengajaran keagamaan dan komunasi diantara kaum muslim brunei.
Brunei mengalami proses islamisasi ketika kerajaannya telah berdiri. Kenyataan ini tidak jauh berbeda dengan pattani atau malaka, tidak saja melihat kepedalaman tetapi juga keseberangan lautan, dalam menjalankan peranannya seabagai “jembatan penyeberangan “ islam. Keluarga kerajaan brunei mendirikan suatu organisasi kekuasaan supradesa diteluk Manila (Luzon). “kesultanan yang baru pada tahap pertubuhan inilah yang dihadapi oleh Spanyol ketika mereka mendarat dimanila pada tahun 1570.
Sebagai agama resmi, islam mendapat perlindungan dari Negara. Dominasi keluarga kerajaan dibidang pemerintahan dan tidak adanya demokrasi politik memungkinkan pemerintah memberitahukan kebijaksanaan dibidang agama dan umum lainnya tanpa banyak kesulitan. Brunei sagat berhati-hati tterhadap pengaruh dari luar. Tampaknya masyrakat feudal teradisional ini akan tetap bertahan sampai kapan.
Kerajaan brunei Darussalam, Negara yang menyatakan proklamsi kemerdekaannya tahun 1984 ini, konstitusinya secara tegas menyatakan bahwa Negara tersebut adalah Negara Islam untuk dikaji dalam menyaksikan lahirnya  kepemimpinan dan lahirnya Negara baru didunia islam. Perkembangan dan pandangan politik umat islam terseut terkait erat dengan perkembangan pemikiran terhadap nash yang berkaitan dengan kepemimpinan. Apabila kita melihat perkembangan Brunei, tampak sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang berimplikasi pada politik pada kehidupan ummat islam di Brunei Darussalam.
Sejak akhir abad XIX sampai abad XX, masyarakat brunei terlihat perkembangan kehidupan keagamaannya sangat signifikan, baik pada tingkat kelembangaan maupun penerapan ide-ide reformasi. Dengan masuknya Sufi  Shadiliyah dan Qadiriyahwa Naqsabadiyah serta penekanan terhadap teks  standar fikih, secara langsung berpengaruh kepada perkembangan skripturalisasi kehidupan beragama. Perubahan administrasi ketatanegaraan pada peralihan abad ini juga besar pepengaruhnya terhadap proses skripturalisasi dan reformasi keamanan, karena sultan memiliki wewenang penuh dalam bidang agama, bahkan karena wewenang itulah hubungan antara sultan dan agama menjadi sangat kuat.
Dengan demikian, perubahan politik dan dinamika agama yang dilancarkan pemerintah juga berimbas pada reformasi kehidupan ummat beragama. Reformasi dalam bidang pendidikan agama yang semula dilakukan secara pribadi oleh para ulama melalui lembaga yang dimilikinya. Namun priode modern, pendidikan agama yang lebih sistematika mulai  diperkenalkan. Guru-guru agama harus ditatar disekolah agama yang dikenal. Agama juga menjadi salah satu mata pelajaran yang diterapkan di seluruh sekolahan.

  

DAFTAR PUSTAKA

Thohir Ajid, Studi Kawasan Dunia Islam,( Jakarta : PT Rajagrafindo Persada,2009)
Azra Azyumardi , Islam Asia Tenggara,(Bandung : PT Remaja rosdakarya, Cetakan ketiga, 2006),
Hasdi Al-Barry Sofyan,Kamus Ilmiyah Kontemporer, (Bandung: Pustaka Setia, 1999)
Yatim Badri,Sejarah Peradaban Islam,(Jakarta:Rajagrafindo Persada,1993)
Sunanto Musyrifah, sejarah peradabn islam, (Jakarta: PT rajagrafindo,2005)

























[1] Ajid Thohir, Studi Kawasan Dunia Islam,( Jakarta : PT Rajagrafindo Persada,2009) hal.324.
[2] Azyumardi azra , Islam Asia Tenggara,(Bandung : PT Remaja rosdakarya, Cetakan ketiga, 2006), hal.31-32.
[3] Azyumardi azra , Islam Asia Tenggara,(Bandung:PT Remaja rosdakarya, Cetakan ketiga 2006), hal.23
[4] M.D.J Al-Barry Sofyan hasdi,Kamus Ilmiyah Kontemporer, (Bandung: Pustaka Setia, 1999)
[5] Ajid Thohir, Studi Kawasan Dunia Islam,( Jakarta : PT Rajagrafindo Persada,2009) hal.384
[6] Musyrifah sunanto, sejarah peradabn islam, (Jakarta: PT rajagrafindo,2005),hal.8
[7] Badri Yatim,Sejarah Peradaban Islam,(Jakarta:Rajagrafindo Persada,1993) hal.205
[8] Ajid Thohir, Studi Kawasan Dunia Islam,( Jakarta : PT Rajagrafindo Persada,2009) hal.404
[9] Musyrifah sunanto, sejarah peradabn islam, (Jakarta: PT rajagrafindo,2005),hal.30
[10] Musyrifah sunanto, sejarah peradabn islam, (Jakarta: PT rajagrafindo,2005),hal.92
[11] Musyrifah sunanto, sejarah peradabn islam, (Jakarta: PT rajagrafindo,2005),hal.102
[12] Musyrifah sunanto, sejarah peradabn islam, (Jakarta: PT rajagrafindo,2005),hal.106
[13] Musyrifah sunanto, sejarah peradabn islam, (Jakarta: PT rajagrafindo,2005),hal.122

Belum ada Komentar untuk "SEJARAH PERADABAN ISLAM DI ASIA TENGGARA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel